Rabu, 10 Juli 2013

I’tikaf



Kata i'tikaf berasal dari 'akafa alaihi' , artinya senantiasa atau berkemauan kuat untuk menetapi sesuatu atau setia kepada sesuatu.

Secara harfiah kata i'tikaf berarti tinggal di suatu tempat, sedangkan syar'iyah kata i'tikaf berarti tinggal di masjid untuk beberapa hari, teristimewa sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan sesuai sunnah Nabi.

Selama hari-hari itu, seorang yang melakukan i'tikaf ( mu'takif ) mengasingkan diri dari segala urusan duniawi dan menggantinya dengan kesibukan ibadat dan zikir kepada Allah dengan sepenuh hati. Dengan i'tikaf seperti yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW, kita berserah diri kepada Allah dengan menyerahkan segala urusannya kepada-Nya, dan bersimpuh di hadapan pintu anugerah dan rahmat-Nya.

Semoga Artikel singkat ini bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar