Selasa, 21 Mei 2013

Respon Quest - Tuduhan terhadap ajaran Islam

Banyak sekali Tuduhan kepada Islam secara membabi buta.. Salah satu Aktifis FFI yang berakun Ali Sina, memberikan suatu tuduhan yang sepertinya itu muncul karena ketidak sukaannya kepada Islam.

Berikut adalah Klaim yang ditujukan Ali Sina kepada Islam.


***
Setelah mempelajari dengan seksama Quran dan Hadis, saya simpulkan bahwa banyak yang disembunyikan oleh para pakar Islam, sehingga banyak orang di dunia termasuk orang Muslim sendiri tidak mengetahui apa sebenarnya isi Quran. Islam, seperti yang diajarkan Quran dan Hadis (Biografi dan perkataan Nabi) merupakan agama yang Tidak Adil, Tidak Toleran, Kejam, Tidak Masuk Akal, Diskriminatif, Kontradiktif dan mengagungkan keyakinan buta.
…………………
Kita harus selamatkan dunia dari kehancuran. Kita tidak ingin mengalami perang dunia berikutnya. Kita dapat hentikan kegilaan ini sekarang juga. Jangan biarkan orang gila ini membohongimu. Jangan menjadi alat untuk membenci. Muhamad berbohong. Website ini buktinya. BUKTIKAN SAYA SALAH.
***

Kompas, memberikan Jawaban telak atas tuduhan Ali Sina diatas.. berikut adalah Jawaban atas tuduhan diatas.

Ali Sina wrote: sehingga banyak orang di dunia termasuk orang Muslim sendiri tidak mengetahui apa sebenarnya isi Quran.

Respon Kompas : Sekarang ini sudah banyak buku tafsir tentang Al Qur’an dan Hadits, diperjual belikan secara bebas, tidak sembunyi-sembunyi. Siapapun orangnya dapat membaca, mempelajari dan mengetahui isi Al Qur’an dan Hadits.
Tidak ada yang disembunyikan dan tidak ada rekayasa untuk kepentingan tertentu.
Salah satu buku tafsir Al Qur’an yang mudah dipelajari khusus untuk orang Indonesia, adalah Buku Tafsir Al Mishbah, yang ditulis oleh Quraish Shihab. Silahkan semua orang membaca dan mempelajarinya, tunjukkan dimana letak ketidak benaran isi Al Qur’an.

Ali Sina wrote: agama yang Tidak Adil

Al Qur’an menjawab :

QS.5. 8. Hai orang-orang yang beriman hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.

Ali Sina wrote: agama yang Tidak Toleran

Al Qur’an menjawab :

QS.119. Al Kaafiruun
1. Katakanlah: "Hai orang-orang kafir,
2. Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah.
3. Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah.
4. Dan aku tidak pernah menjadi
penyembah apa yang kamu sembah,
5. dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah.
6. Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku."

Ali Sina wrote: agama yang Kejam

Al Qur’an menjawab :

QS.4. 92. Dan tidak layak bagi seorang mukmin membunuh seorang mukmin (yang lain), kecuali karena tersalah (tidak sengaja), dan barangsiapa membunuh seorang mukmin karena tersalah (hendaklah) ia memerdekakan seorang hamba sahaya yang beriman serta membayar diat yang diserahkan kepada keluarganya (si terbunuh itu), kecuali jika mereka (keluarga terbunuh) bersedekah.

Jika ia (si terbunuh) dari kaum (kafir) yang ada perjanjian (damai) antara mereka dengan kamu, maka (hendaklah si pembunuh) membayar diat yang diserahkan kepada keluarganya (si terbunuh) serta memerdekakan hamba sahaya yang beriman. Barangsiapa yang tidak memperolehnya, maka hendaklah ia (si pembunuh) berpuasa dua bulan berturut-turut untuk penerimaan taubat dari pada Allah. Dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

Ali Sina wrote: agama yang Tidak Masuk Akal

Al Qur’an menjawab :

QS.39. 21. Apakah kamu tidak memperhatikan, bahwa sesungguhnya Allah menurunkan air dari langit, maka diaturnya menjadi sumber-sumber air di bumi kemudian ditumbuhkan-Nya dengan air itu tanam-tanaman yang bermacam-macam warnanya, lalu menjadi kering lalu kamu melihatnya kekuning-kuningan, kemudian dijadikan-Nya hancur berderai-derai. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal.

Ali Sina wrote: agama yang Diskriminatif

Al Qur’an menjawab :

QS.49. 13. Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa - bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.

Ali Sina wrote: agama yang Kontradiktif

Al Qur’an menjawab :

QS.6. 160. Barangsiapa membawa amal yang baik, maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya; dan barangsiapa yang membawa perbuatan jahat maka dia tidak diberi pembalasan melainkan seimbang dengan kejahatannya, sedang mereka sedikitpun tidak dianiaya (dirugikan).

Ali Sina wrote: agama yang mengagungkan keyakinan buta

Al Qur’an menjawab :

QS.13. 19. Adakah orang yang mengetahui bahwasanya apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu itu benar sama dengan orang yang buta? Hanyalah orang- orang yang berakal saja yang dapat mengambil pelajaran,

Ali Sina wrote: BUKTIKAN SAYA SALAH.

Qur’an sudah membuktikan kesalahan anda. !!!!
________________________________________

Sumber : http://faithfreedom.muslim-menjawab.com/2012/05/al-quran-menjawab-tuduhan-ali-sina.html?m=1

Respon Quest - Mengapa Hanya Dua Nama Pada Shalawat (Muhammad & Ibrahim)

Kenapa sih Cuma Nama Nabi Muhammad & Nabi Ibrahim yang Muncul Saat Shalawat?

Dalam sebuah hadits;

Ya, Allah curahkanlah shalawat kepada Nabi Muhammad dan keluarganya, sebagaimana Engkau telah curahkan shalawat kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. Ya Allah, curahkanlah barakah kepada Nabi Muhammad dan keluarganya, sebagaimana Engkau telah curahkan barakah kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia.” ( HR. Al Bukhari dan Muslim)

Demikianlah satu diantara bacaan-bacaan shalawat yang telah dituntunkan oleh Nabi Shallallahu ‘alaihi wassalam kepada umatnya. Dan masih ada banyak lagi bacaan shalawat yang dituntunkan oleh Nabi Shallallahu ‘alaihi wassallam. tolong kasih tahu dong tentang kenapa [shalawat yang dituntunkan] dalam bacaan shalat hanya menyebutkan nama nabi muhammad dan nabi ibrahim saja !!

Sebab, sebagaimana disebutkan oleh al-Albani dalam kitab Sifat Shalat Nabi, yang dituntunkan kepada kita adalah “ berdoa dengan kata-kata yang pendek, tetapi.isinya sangat luas. “ Bayangkanlah betapa terlalu panjangnya.doa shalawat kita seandainya mesti.menyebut nama nabi (dan nama orang-orang saleh lainnya) dalam shalawat: “Ya, Allah curahkanlah shalawat kepada Nabi Muhammad dan keluarganya, sebagaimana Engkau telah curahkan shalawat kepada Nabi Adam dan keluarganya, Nabi Idris dan keluarganya, Nabi Nuh dan keluarganya, … [sebut satu demi satu sampai], Nabi Isa dan keluarganya. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. Ya Allah, curahkanlah barakah kepada Nabi Muhammad dan keluarganya, sebagaimana Engkau telah curahkan barakah kepada Nabi Adam dan keluarganya, Nabi Idris dan keluarganya, Nabi Nuh dan keluarganya, … [sebut satu demi satu sampai], Nabi Isa dan keluarganya. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia.” Mengapa kita melantunkan doa shalawat terhadap Nabi Muhammad? Sebab, Allah Ta’ala berfirman :

“Sesungguhnya Allah dan para malaikat- Nya bershalawat kepada Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kalian kepada Nabi dan ucapkanlah salam kepadanya.” ( QS. Al Ahzab: 56 )

Selain itu, Rasulullah Shallallahu.‘alaihi wassallam bersabda (artinya):

“Barangsiapa bershalawat kepadaku sekali saja, niscaya Allah akan membalasnya dengan shalawat sepuluh kali lipat.” (H.R. Al Hakim dan Ibnu Sunni, dishahihkan oleh Asy Syaikh Al Albani dalam Shahihul Jami’ )

Lantas, mengapa nama nabi yang disebutkan bersama dengan Muhammad itu ialah Ibrahim, bukan Nuh, Musa, Isa, atau yang lainnya?

Dalam hal ini, perlu kita perhatikan bahwa penyebutan nama Ibrahim dalam shalawat itu tidak sendirian, tetapi menyertakan keluarganya. Kita tahu, keluarga Ibrahim itu sudah menerima shalawat dan barakah yang luar biasa dari Allah Ta’ala. Bahkan, dapatlah kita katakan bahwa keluarga Ibrahim itu lebih utama daripada segala keluarga lainnya.

Benarkah keluarga Ibrahim merupakan keluarga yang paling utama di segala zaman??

Ya, keluarga nabi Ibrahim adalah keluarga.yang istimewa yang kisahnya digelar oleh seluruh kitab suci dari masa ke masa. Keistimewaan keluarga Ibrahim –’Alaihis salam–membuatnya terpilih oleh Allah Ta’ala di antara sekian banyak keluarga manusia di segala zaman seperti tersebut di dalam salah satu surah dalam Al Quran yang berbunyi :

“Sesungguhnya Allah telah memilih Adam, Nuh, keluarga Ibrahim dan keluarga ‘Imran [melebihi segala ummat] di alam semesta. “ ( QS. Ali Imran : 33 )

Jadi, keluarga yang paling utama ialah keluarga Ibrahim, kemudian keluarga Imran. Sementara itu, keluarga Imran itu sendiri merupakan keturunan dari keluarga Ibrahim. Dengan demikian, dalam penyebutan “keluarga Ibrahim” itu, “keluarga Imran” pun sudah tercakup. Oleh karena itu, tepatlah penyebutan “keluarga
Ibrahim” dalam shalawat.

Respon Quest - Al-Qur'an Salah Mengenai Keimanan Nasrani (kristen)

APAKAH AL-QURAN SALAH?

Sering kali kristen menuduh Al-Qur'an buta sejarah. karena menyebut bahwa Nashara / Kristen disebutkan menyembah tiga tuhan. padahal Kristen selama ini tidak ada satupun yang menyembah tiga Tuhan, tapi menyembah Esa. hanya saja trinitas.

Ayat-ayat yang dimaksud antara
lain:

QS. An-Nisa: 171
“Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali.yang benar. Sesungguhnya Al Masih, Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan: "(Tuhan itu) tiga", berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah menjadi Pemelihara.”

QS. Al-Maidah: 73
“Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: "Bahwasanya Allah salah seorang dari yang tiga", padahal sekali-kali tidak ada Tuhan selain dari Tuhan Yang Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang yang kafir diantara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih.”

Selain itu Kristen juga menuduh Al-Qur'an keliru sebab tidak ada satupun dari Kristen yang menyatakan Bunda Maria adalah Tuhan, sementara Al-Qur'an menyebut Bunda Maria / Maryam adalah Tuhan.

QS. Al-Maidah: 116.
“Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: "Hai Isa putera Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia: "Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah?." Isa menjawab: "Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakan maka tentulah Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang ghaib-ghaib."

TANGGAPAN :

Untuk ayat Al-Qur'an yang QS. Al-Maidah: 73, QS. An-Nisa: 171. Kristen selalu menyebut Al-Qur'an keliru, namun sesungguhnya merekalah yang keliru. karena ayat ini membantah Trinitas itu sendiri.

Perhatikan baik-baik ayatnya:

QS. An-Nisa: 171. ”Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al Masih, Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah.dan (yang diciptakan dengan)kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya.dan janganlah kamu mengatakan: "(Tuhan itu) tiga", berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah menjadi Pemelihara.“

QS. Al-Maidah: 73
“Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: "Bahwasanya Allah salah seorang dari yang tiga", padahal sekali-kali tidak ada Tuhan selain dari Tuhan Yang Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang yang kafir diantara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih.”

Perhatikan baik-baik ayat di atas, ayat ini jelas sekali mengkritik kosep Trinitas. memang selama ini dalam konsep Kristen selalu menyebut bahwa Trinitas adalah meng-Esa-kan Tuhan, hanya saja Tuhan itu memilki tiga pribadi namun satu. namun pada prakteknya, keberadaan Yesus, Allah dan Roh kudus ternyata dibedakan, berbeda fungsi dan lain sebagainya, kita kenal pula konsep Bapa, Anak, Roh Kudus.

contoh saja,

Dalam hal berdoa, Kristen meminta kepada Bapa atau Roh Kudus atau Yesus?

Ketika Seorang kristen meninggal dunia, nama yang disebut siapa. telah kembali kerumah....??

Nama Bapa, Yesus atau Roh Kudus?

Selanjutnya dalam hal konsep, apakah benar Trintas tersebut sunguh-sungguh di dukung sepenuhnya dalam Alkitab?

Pembaca dapat membaca secara lengkap di sini. mengenai Ayat-ayat Alkitab yang terang-terangan menolak Trinitas.sehingga sederhananya sesungguhnya keberadaan Trintas itu sendiri hanyalah sekedar konsep, namun prakteknya Keberadaan Trinitas itu sendiri membedakan tiga pribadi tersebut — sehingga apakah salah Al-Qur'an menyebut Allah itu salah satu dari yang Tiga?

Selanjutnya mengenai tuduhan bahwa Al-Qur'an keliru menyebut bahwa Maria / Maryam, padahal Kristen tidak menyatakan bahwa Maria adalah Tuhan. tuduhan ini adalah tuduhan yang sama sekali tidak berdasar apa-apa. artinya Kristen tidak melihat sejarah Kristen secara lengkap atau menyeluruh.

Padahal Sekte Kristen itu cukup banyak ada yang bertahan hingga sekarang, ada yang sudah lenyap artinya tinggal.sejarah dan lain sebagainya. di antara sekte-sekte kristen sendiri ada yang menyatakan
Bunda Maria adalah Tuhan, yakni Mariamites. pembaca bisa membaca secara lengkap dari sumber yang fair tidak memihak, yakni Wikipedia.com

http://id.wikipedia.org/wiki/Mariamites

Di jelaskan bahwa salah satu sekte Kristen yang mempertuhankan Bunda Maria adalah Mariamites, yang sekarang mungkin tidak ada lagi alias tinggal sejarah. mereka mempertuhankan Bunda Maria di samping mempertuhankan Yesus.

Senin, 20 Mei 2013

Mejawab Syubhat Secara Logis Tentang Jilbab

Tidak dapat dipungkiri bagi kita umat muslim bahwasanya banyak dari kaum hawa (muslimah) secara terang-terangan tidak melaksanakan syari'at akidah Islam, dalam kasus ini mengenai jilbab (hijab).

Keluhan umum dalam pelaksanaan penggunaan jilbab tersebut sangat beragam, dan inilah yang harus dikoreksi para muslimah yang belum berhijab. Syubhat mengenai penggunaan jilbab sering kali kita dengar di kalangan masyarakat ataupun dalam koridor yang lebih sempit yaitu dalam keluarga kita sendiri.

Sebelum pembahasan utama saya paparkan, sekedar mengingatkan, Apa yang dimaksud dengan Syubhat ?

Kita dapat membaca sebuah hadits yang menjelaskan tentang ini,

"Sesungguhnya yang halal itu jelas, dan sesungguhnya yang haram juga jelas. Di antara keduanya ada perkara-perkara syubhat yang tidak diketahui hukumnya oleh banyak orang. Maka barangsiapa yang menjauhi syubhat, berarti dia telah menyelamatkan agama dan kehormatan dirinya, dan barangsiapa yang terjerumus ke dalamnya, maka dia telah terjerumus dalam perkara yang haram. Seperti penggembala yang menggembala ternak-nya di sekitar tempat yang masih diragukan bila binatang ternaknya memakan rumput di sana. (Muttafaq 'Alaih)

Jauhilah syubhat karena syubhat mengandung keragu-raguan, antara hak dan bathil.

Hal syubhat berlaku jika memang hukum suatu hal tidak atau belum diketahui hak atau bathilnya. Fakta lapangan memang jauh berbeda dengan apa yang ada dalam teori keagamaan. Ini dapat disimpulkan karena dalam bermasyarakat banyak sekali hukum-hukum yang jelas haknya dan jelas bathilnya menjadi samar sehingga terkesan hal tersebut menjadi syubhat.

Hukum berjilbab sudah secara jelas dipaparkan oleh Al-Qur'an dan Hadits. Sebagai berikut.

“Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka." Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Al-Ahzab : 33)

“Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebahagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat ” (Al-A'raaf : 26)

“Katakanlah kepada wanita yang beriman, hendaklah mereka menahan pandangannya dan menjaga kemaluannya serta tidak menampakkan perhiasannya kecuali ( yang biasa ) nampak darinya. Dan hendakkah mereka menutupkan kain kerudung ke dada mereka” ( QS. An-Nuur : 31).

Imam Bukhari meriwayatkan dari Aisyah r.a. ia berkata : “ Semoga Allah merahmati wanita-wanita pertama yang berhijrah( muhaajiraat), yaitu ketika Allah menurunkan firmanNya : “ Hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dalam mereka” ( QS. An-Nuur : 31).

Perintah berjilab tercantum dalam Al-Qur'an, dan Hadits itu artinya berjilbab adalah wajib!

Masihkah ada keraguan sebagai seorang muslimah dalam berjilbab ?

Observasi mengenai,, mengapa wanita wanita muslim tidak menggunakan jilbabnya Sudah saya lakukan sendiri, dan saya bisa ambil kesimpulan secara umum bahwa dalih kaum hawa tidak menggunakan jilbab beratokan kepada belum siapnya hati menggunakan jilbab dan yang memprihatinkan adalah acuan yang menjadi keengganan menggunakan jilbab adalah mereka (wanita muslim) yang menggunakan jilbab namun berperilaku layaknya wanita tidak beradab. Inilah yang sangat disesali.

Ingatlah wahai wanita muslim, akan firman Allah ini,

“Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata.” (Al-Ahzab : 36)

Allah swt telah memberikan ketetapan dalam menjaga kehormatan wanita dalam perintah berjilbab. Masihkah anda mendurhakai Allah dengan tidak berjilbab ?

Allah pun telah memperingatkan, dalam surah Al-Kahfi : 103-107

“Katakanlah: Apakah (mau) Kami beritahu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya? Yaitu orang-orang yang sia-sia saja perbuatannya dalam kehidupan dunia, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat usaha yang sebaik-baiknya. Mereka itulah orang-orang yang mengingkari (kufur) terhadap ayat-ayat Allah dan menemui-Nya, maka hapuslah amal pekerjaan mereka, dan Kami mengadakan suatu pertimbangan terhadap (amalan) mereka di hari kiamat.Demikianlah, balasan mereka ialah jahanam, disebabkan mereka kufur/ingkar dan karena mereka menjadikan ayat-ayat-Ku dan Rasul-rasul- Ku sebagai olok-olok. Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka adalah surga Firdaus menjadi tempat tinggal ."

Masihkah mempertahankan diri demi mendapatkan kesenangan dalam pandangan pribadi yang sesungguhnya itu adalah kesengsaraan diakhirat kelak.

Naudzubillahi-mindzalik...
__________________________
__________________________

Ketahuilah bahwa Jilbab sangat bermanfaat dunia akhirat..

wahai wanita muslimah perkara yang kalian sudah tahu kebenarannya namun kalian melanggarnya. Jauhilah itu demi kenikmatan Allah swt.

Dan syubhat akan jilbab adalah tabir yang dibuat oleh keutamaan diri terhadap keinginan, dan kesenangan duniawi seseorang yang sebenarnya hanyalah mengikuti kesalahan pikiran terhadap apa yang sudah ditentukan oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala.